Pengertian Irama Bayati dan Contohnya 

Membaca Al-Quran dengan lantunan suara yang indah pastinya akan terasa lebih berbeda. Oleh karena itu, terdapat beberapa irama untuk membaca Al-Quran. Salah satunya adalah irama bayati yang merupakan satu dari tujuh irama.

Untuk bisa membaca Al-Quran dengan merdu, Anda bisa mempelajari bagaimana melakukan irama ini. Sebelum itu, ketahui dulu pengertian, sejarah, dan informasi lainnya mengenai lagu bayati ini.

Pengertian Irama Bayati

Secara umum, bayati memiliki arti tempat kediaman atau rumah. Dikatakan sebagai rumah karena irama atau lagu ini biasanya dipakai sebagai lagu pembuka yang menjadi pijakan untuk lagu berikutnya. Lagu bayati terkenal di kalangan orang Mesir dan dikumpulkan dalam lagu Arab Hijazi.

Berdasarkan mayoritas dari ulama, irama ini dipopulerkan qari Arab pada masanya, terutama di Mesir. Selanjutnya ada juga pendapat yang menyatakan bahwa Bayati berasal dari daerah di Iraq lalu dibawa orang Syria. Tetapi, dari kedua pendapat ini yang paling diakui yaitu berasal dari Mesir.

Irama ini mempunyai sifat dan kegunaan yang berarti ketika membaca Al-Quran supaya terdengar lebih indah.

  1. Sifat Lagu Bayati
  • Memiliki gerak lembut serta tegas.
  • Sesuai dengan lagu pembuka dan penutup.
  • Sesuai tabi’I rendah serta sederhana.
  1. Kegunaan Lagu Bayati
  • Untuk menambah tenaga serta peningkatan sesuai.
  • Untuk memberikan bunyi dan corak.
  • Untuk memberikan pengukuran lagu yang akan dibaca.

Sejarah

Dilansir dari pesantrenterbaik.com, Bayati adalah irama dengan aliran mishri yang berkembang di Indonesia dari abad 20. Hal tersebut sejalan dengan masuknya qari dari Mesir menuju Indonesia. Hadirnya qari tersebut membuat maraknya lagi Mishri di kalangan qori Indonesia.

Pada tahun 60-an, pemerintah Mesir juga mengirimkan banyak maestro qari tereknal pada zaman itu. Beberapa di antaranya yaitu Syeikh Musthofa Ismail, Syeikh Abdul Basith Abdus Somad, Syeikh Abdul Qadir Abdul Azim, dan Syeikh Mahmudh Kholil Al Hushori.

Ketertarikan umat Islam di Indonesia dengan lagu-lagu Mishri juga besar. Hal ini dikarenakan karakter lagu Mishri yang merdu dan dinamis. Cocok dengan kondisi alam di Indonesia.

Tingkatan

Irama ini memiliki beberapa tingkatan yang perlu diperhatikan oleh setiap qori saat membaca menggunakan lagu bayati yang indah ini. Bayati mempunyai empat tingkatan tangga nada atau scale, yaitu:

  • Tingkatan dasar atau bayati qoror
  • Tingkatan menengah atau bayati nawa
  • Tingkatan tinggi atau bayati jawab
  • Tingkatan tertinggi atau bayati jawabul jawab

Contoh

Mungkin banyak yang ingin tahu sebenarnya bagaimana lagu bayati ini supaya bisa menerapkannya secara baik dan benar. Berikut ini beberapa sumber video yang dapat digunakan untuk belajar irama ini, yaitu:

Membaca Al-Quran dengan irama bayati pastinya akan membuat bacaan terdengar lebih indah sekaligus merdu. Jika ingin bisa, tentu Anda perlu belajar dan mulai menerapkannya secara konsisten. Dengan begitu, akan terbiasa menggunakan irama saat membaca Al-Quran.

Leave a Comment