Home » Umum

Gunung Tertinggi di Jawa

Bagi pendaki gunung yang menyukai tantangan, gunung tertinggi di suatu wilayah adalah target yang harus ditaklukkan. Terlebih gunung tertinggi di pulau Jawa, yaitu gunung Semeru (3.676 m), pendaki sangat terobsesi untuk mencapai puncaknya. Hal ini karena gunung Semeru merupakan puncak yang melegenda. Sampai-sampai, keindahannya diabadikan menjadi lagu oleh Ahmad Dhani (Dewa) dengan judul “Mahameru”. Belum berhenti sampai di situ, bahkan ada film fenomenal 5cm yang mengusung cerita perjalanan pendakian ke gunung Semeru yang dibintangi oleh Saykoji. Keren, kan? Maka dari itulah gunung Semeru menjadi sangat populer di Indonesia.

Selain dari kedua hal tersebut, pesona alam semeru juga membuat banyak pendaki rindu, khususnya danau di atas gunung Ranu Kumbolo. Hmmm, indah banget. Tapi, selain gunung Semeru masih ada gunung tinggi lain yang nggak kalah keren, lho. Berikut ini 5 gunung tertinggi di Jawa favorit para pendaki gunung yang kami kutip dari laman situs napaktilas.net.

1. Gunung Semeru

Gunung tertinggi di Jawa ke-1 - Gunung Semeru
Puncak gunung Semeru

Gunung Semeru adalah gunung berapi tipe stratovolcano yang memiliki ketinggian 3.676 m. Dengan ketinggian 3.676 m, gunung Semeru dinobatkan sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa. Hal ini karena tidak ada gunung di kawasan pulau Jawa yang lebih tinggi dari gunung Semeru (3.676 m). Fakta menarik lainnya, gunung Semeru masih dalam kondisi gunung berapi aktif. Terhitung sejak tahun 1.967 sampai 2021, gunung Semeru masih menunjukkan aktivitas vulkanologi. Akibatnya, ketinggian gunung Semeru masih bisa bertambah di masa yang akan datang.

Lalu, di mana lokasi gunung Semeru? Lokasi gunung Semeru berada di kabupaten Malang dan kabupaten Lumajang, di provinsi Jawa Timur. Kawasan sekitar gunung Semeru sering disebut juga sebagai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTS).

Jika kamu tertarik untuk mendaki gunung Semeru, kamu dapat mendakinya melalui jalur pendakian gunung Semeru via Ranu Pane. Lokasi basecamp Ranu Pane berada di dusun Ranu Pane Satu, desa Ranupani, kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Medan pendakian gunung Semeru sangat menantang dan komplit. Banyak pendaki yang bilang, gunung Semeru adalah rangkuman dari berbagai medan pendakian di berbagai gunung yang ada di Jawa. Pokoknya medan pendakiannya lengkap. Mulai dari jalur perkebunan, hutan, sabana, danau tanjakan terjal hingga tanjakan berpasir curam gunung berapi ada di sana. Untuk pesona alam, jangan ditanyakan lagi. Kamu dapat melihat mystical sunrise di Ranu Kumbolo dan Puncak Mahameru. Indah banget!

Tertarik untuk mendaki gunung tertinggi di Jawa? Yups, go ahead! Namun, ada satu hal yang perlu kamu ingat, mendaki gunung tertinggi di Jawa itu butuh usaha ekstra.

  1. Pendaki perlu mempersiapkan fisik dan mental sejak jauh-jauh hari.
  2. Butuh budget yang relatif besar untuk perbekalan, transportasi menuju basecamp, simaksi dll.
  3. Butuh teman/rombongan pendakian yang berpengalaman dengan medan pendakian gunung Semeru.

Terakhir, rintangan tersulit dari gunung Semeru adalah tanjakan menuju puncak Mahameru. Di mana, area puncak gunung Semeru mulai dari Arcopodo adalah tanjakan berpasir dengan kemiringan yang curam. Butuh fisik bugar & peralatan yang mumpuni untuk bisa melewati jalur tanjakan berpasir puncak Semeru. Jadi, persiapkan diri dengan baik!

2. Gunung Slamet

Gunung tertinggi di Jawa ke-2 - Gunung Slamet
Puncak gunung Slamet

Gunung tertinggi di Jawa setelah gunung Semeru adalah Gunung Slamet (3.428 m). Gunung Slamet adalah gunung tertinggi ke-2 di Jawa yang memiliki ketinggian 3.428 m. Gunung Slamet termasuk gunung berapi tipe stratovolcano yang masih berstatus sebagai gunung api aktif. Letusan terakhir gunung Slamet terjadi pada tahun 2014. Jadi, gunung Slamet masih berpotensi menambah ketinggian puncak gunungnya di masa mendatang.

Menyandang status sebagai gunung tertinggi ke-2 di Jawa, gunung Slamet memiliki keunikan di puncak gunungnya. Di mana, setelah kamu sampai di puncak gunung Slamet, kamu dapat melihat kawah gunung yang sangat besar sekali. Mungkin sebesar stadion sepak bola. Saking besarnya, ada mitos yang beredar, kelak kalau gunung Slamet meletus dahsyat, pulau Jawa bisa terbelah menjadi dua. Ngeri nggak tuh? Hehe.

Keunikan lain dari puncak gunung Slamet adalah adanya batu merah. Di mana, saat pendakianmu telah sampai pada pelawangan, kamu akan mendaki jalur yang curam menuju puncak. Pada jalur ini, pendaki akan menemukan banyak batuan berwarna merah mendekati puncak Slamet. Beda banget deh, dari batuan jenis lainnya. Kami nggak tau sih, ini batu jenis apa. Jika kamu tahu, tolong tulis di kolom komentar ya.

Untuk mendaki gunung Slamet, kamu bisa melalui beberapa jalur pendakian, diantaranya:

  • Jalur pendakian gunung Slamet via Bambangan
  • Jalur pendakian gunung Slamet via Gunung Malang.
  • Jalur pendakian gunung Slamet via Dipajaya.
  • Jalur pendakian gunung Slamet via Jurang Mangu.
  • Jalur pendakian gunung Slamet via Guci.

Dan pesona alam terbaik dari gunung tertinggi ke-2 di Jawa adalah pemandangan sunset & sunrise yang menakjubkan. Kamu wajib mencicipinya sendiri. Gunung Slamet, recommended untuk masuk daftar gunung yang wajib kamu panjat tahun ini.

3. Gunung Sumbing

Gunung tertinggi di Jawa ke-3 - Gunung Sumbing
Puncak gunung Sumbing

Urutan ke-3 dari gunung tertinggi di Jawa adalah gunung Sumbing. Gunung Sumbing adalah gunung berapi tipe stratovolcano yang memiliki ketinggian 3.371 m. Biarpun termasuk dalam keluarga gunung berapi, tapi gunung Sumbing sedang dalam masa tertidur (mati), di mana sudah lebih dari 300 tahun tidak meletus. Menurut badan Meteorologi & Geofisika, gunung Sumbing terakhir kali meletus pada tahun 1730.

Menjabat sebagai gunung tertinggi ke-3 di Jawa, gunung Sumbing menawarkan jalur pendakian yang terjal dan panjang. Namun, pemandangan dari puncak gunung Sumbing sangat memukau. Kamu dapat melihat samudera di atas awan yang indah, pemandangan sunset dan panorama alam yang menakjubkan. Dan pastinya, dari puncak gunung Sumbing kamu dapat melihat deretan gunung-gunung tertinggi di pulau Jawa dengan sangat jelas. Puncak yang ada di gunung Sumbing adalah puncak buntu, puncak kawah, puncak rajawali & puncak sejati.

Untuk bisa mencapai puncak Sumbing, kamu dapat mendaki melalui beberapa jalur, diantaranya:

  • Jalur pendakian gunung Sumbing via Garung.
  • Jalur pendakian gunung Sumbing via Capit Parakan.
  • Jalur pendakian gunung Sumbing via Kali Angkrik.

Kebanyakan pendaki yang mengejar title triple S (Sindoro, Sumbing, Slamet), biasanya mendaki melalui basecamp Garung. Di mana, setelah mendaki gunung Sumbing, pendaki dapat lanjut mendaki gunung Sindoro via Kledung. Bagi pendaki pemula, kami menyarankan untuk mendaki gunung Sumbing via Kaliangkrik. Karena jalur pendakian gunung Sumbing via Kaliangkrik lebih pendek. Kalau kamu ingin menyelesaikan pendakian gunung Sumbing & Sindoro dalam satu minggu, lebih baik naik lewat jalur Garung. Karena dari basecamp Garung (Sumbing) ke basecamp Kledung (Sindoro) lumayan dekat.

4. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno
Puncak gunung Arjuno

Posisi gunung tertinggi ke-4 di Jawa diduduki oleh gunung Arjuno (3.339 m). Gunung Arjuno adalah gunung tinggi di Jawa Timur yang letaknya satu punggung pegunungan dengan gunung Welirang. Oleh sebab itu, kebanyakan pendaki menjuluki gunung Arjuno sebagai Arjuno-Welirang. Artinya, si Arjuno gandengan sama Welirang. Hehe.

Gunung Arjuno termasuk gunung tertinggi ke-4 di Jawa, karena ketinggian gunung Arjuno mencapai 3.339 m. Lokasi gunung Arjuno berada di kota Batu, Malang, Pasuruan, Jawa Timur.

Gunung Arjuno memiliki banyak sumber daya mineral yang melimpah, seperti batuan belerang, batuan andesit-basaltik dan batuan basalt. Untuk kawasan hutan gunung Arjuno-Welirang masih cukup lebat. Jadi, jika kamu mendaki gunung Arjuno, kamu akan merasakan pendakian yang seru dan mendebarkan, karena harus menerobos hutan rimba yang lebat.

Untuk bisa mencapai puncak gunung Arjuno, kamu dapat mendaki melalui beberapa jalur pendakian ini:

  • Jalur pendakian gunung Arjuno via Lawang.
  • Jalur pendakian gunung Arjuno via Purwosari.
  • Jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes.

Biarpun ketinggian gunung Arjuno lebih rendah dari gunung Sumbing, tapi waktu tempuh pendakian gunung Arjuno jauh lebih lama. Hal ini dikarenakan jarak dari basecamp ke puncak gunung Arjuno sangat jauh. Untuk perjalanan normal, pendaki butuh waktu sekitar 12,5 jam perjalanan. Jadi, bisanya pendaki menghabiskan waktu 3-4 hari untuk mendaki gunung Arjuno. Apabila kamu bisa mencapai puncak gunung Arjuno, kamu dapat melihat gunung Kembar II, gunung Welirang dan berbagai gunung tinggi di area Jawa Timur. Dan tentunya kamu akan melihat samudera di atas awan yang indah dari atap Arjuno.

5. Gunung Raung

Puncak gunung Raung
Puncak gunung Raung

Setelah dari Malang, kita akan berpindah ke Jember, Jawa Timur. Di kota Jember, terdapat gunung tertinggi ke-5 di Jawa yaitu gunung Raung (3.332 m). Lokasi gunung Raung berada di Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Jawa Timur.

Menurut penelusuran kami, gunung Raung merupakan tipe gunung berapi yang aktif. Terdapat kawah gunung berapi yang besar yang bisa kamu lihat dari puncak gunung Raung.

Catatan: Berita terkini: Sejak Oktober, 2020 aktivitas vulkanologi gunung Raung meningkat. Dan pada 21 Januari 2021, gunung Raung erupsi dan meletus berkali-kali.

Untuk bisa mendaki sampai puncak gunung Raung, kamu bisa mencoba jalur pendakian di bawah ini:

  • Jalur pendakian gunung Raung via Kalibaru.
  • Jalur pendakian gunung Raung via Sumber Waringin.
  • Jalur pendakian gunung Raung via Glenmore.
  • Jalur pendakian gunung Raung via Jambewangi.

Untuk pendaki pemula, kami menyarankan untuk mendaki melalui jalur Sumber Waringin, Bondowoso. Karena jalur pendakian gunung Raung via Sumber Waringin tergolong mudah. Biarpun kami katakan mudah, tapi kamu perlu hati-hati saat menyusuri puncak gunung Raung ya. Karena jurang di sekitar jalan setapak menuju puncak bendera, puncak tusuk gigi dan puncak sejati gunung Raung sangat curam.

Terakhir, pesona terbaik dari gunung Raung adalah keindahan pemandangan dari atas puncak gunungnya. Kamu dapat melihat eloknya samudera di atas awan, pemandangan kota Jember, dan pesona kawah gunung Raung yang tiada duanya.

Itulah pembahasan dari 5 gunung tertinggi di pulau Jawa. Tertarik untuk mendaki salah-satu gunung di atas? Gunung mana yang akan terlebih dahulu kamu daki? Tulis jawabanmu melalui kolom komentar di bawah ini.

Leave a Comment